Pencarian
Internasional

Kebangkitan dan Kontroversi Pemimpin India, Narendra Modi dari Demonetisasi hingga Pegasus

Pemimpin India, Shri Narendra Modi menjadi perdana menteri yang sangat disegani di dalam negeri dan menjadi tokoh berpengaruh di dunia internasional, meski sosok ini tak lepas dari kontroversi.

Prompter JejakAI
Sabtu, 10 Mei 2025
Oleh: IP
JejakAI
Leonardo AI

Narendra Modi lahir pada tahun 1950 di Vadnagar, Gujarat, dalam keluarga sederhana. Di masa mudanya, ia aktif dalam organisasi nasionalis Hindu, bergabung dengan Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) pada awal 1970-an, bahkan membentuk unit sayap pelajar (ABVP) di kotanya.

Ia bekerja penuh waktu sebagai pracharak (organisator) RSS di Gujarat, membangun jaringan akar rumput. Pada 1985, RSS “menugaskannya ke BJP,” dan ia resmi bergabung dengan Partai Bharatiya Janata (BJP) pada 1987. Pada 1988, ia sudah menjabat sebagai sekretaris jenderal BJP Gujarat, memperkuat organisasi partai di tingkat negara bagian.

Menanjak di BJP

Modi secara bertahap naik pangkat di BJP. Pada 1995 ia diangkat sebagai sekretaris kantor nasional BJP, dan pada 1998 menjadi sekretaris jenderal nasional. Dalam peran ini, ia memimpin kampanye pemilu di beberapa negara bagian dan dikenal sebagai ahli strategi yang efektif.

Pada 2001, Modi sudah menjadi pemimpin senior partai, dan ketika menteri utama Gujarat saat itu disalahkan atas respons buruk terhadap bencana (gempa Bhuj Januari 2001), pimpinan nasional BJP memilih Modi sebagai penggantinya. Ia terjun ke politik elektoral dengan memenangkan pemilu sela awal 2002 dan dilantik sebagai Ketua Menteri Gujarat.

Baca Juga: Rivalitas Nuklir India dan Pakistan, Membuat Konflik Jadi Sangat Berbahaya

Ketua Menteri Gujarat (2001–2014)

Dekade kepemimpinan Modi di Gujarat ditandai dengan pertumbuhan industri yang pesat dan konsolidasi politik. Ia mengembangkan “model pembangunan Gujarat,” mendapat pujian sebagai “administrator andal” yang dikreditkan atas ekspansi ekonomi negara bagian.

Di bawah kepemimpinannya, BJP memenangkan tiga pemilu negara bagian berturut-turut: Desember 2002 (127 dari 182 kursi), 2007 (117 kursi), dan 2012 (115 kursi). Modi berkampanye dengan fokus pada pertumbuhan dan pembangunan, dan kemenangan beruntun ini memperkuat posisinya. Selama masa jabatannya sebagai Ketua Menteri, Modi menekankan pembangunan dan festival publik di negara bagian.

Titik balik

Gempa Gujarat 2001: Setelah gempa Bhuj (lebih dari 20.000 tewas), Modi diangkat sebagai Ketua Menteri, menggantikan pemimpin sebelumnya yang pemerintahannya dikritik.

Pemilu Negara Bagian 2002: Beberapa bulan setelah kerusuhan komunal, Modi memimpin BJP meraih kemenangan meyakinkan (127 dari 182 kursi) dengan platform pembangunan.

Reformasi “Model Gujarat”: Sebagai Ketua Menteri, ia memperkenalkan kebijakan pro-bisnis, proyek infrastruktur, dan proyek publik-swasta (seperti koridor industri dan modernisasi perkotaan) yang dikreditkan atas pertumbuhan GDP yang tinggi.

Strategi Kampanye Nasional: Bersama Amit Shah, Modi menguasai kampanye massa dan media sosial. Analisis Reuters mencatat kampanye mereka “memecah belah” namun efektif untuk “membangkitkan basis nasionalis BJP,” menekankan isu keamanan dan memanfaatkan popularitas Modi.

Bagaimana Modi naik ke pentas naisonal?

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard